Notes

Futur

Futur Lagi

Memang…
tak selamanya iman itu naik.
Kadang di hari ini semangat beramal,
esoknya menjadi lemah
Hari ini terasa khusyu’ membaca al Qur’an,
lusa dihantui oleh futur.
Duh…
Tapi semua itu akan selalu ada.

Dalam sebuah hadits:

لكل عمل شرة ولكل شرة فترة فمن كانت فترته إلى السنة فقد اهتدى ومن كانت فترته إلى غير ذلك فقد هلك

“Pada setiap amal ada masa semangat, dan pada masa semangat ada masa futur (lemah) nya. Siapa yang masa futurnya kepada sunnah, ia telah mendapat hidayah. Dan siapa yang masa futurnya kepada selain itu, maka ia binasa.”

Futur menuju sunnah yakni berpindah dari satu amal kepada amal lain.

Disaat futur untuk membaca al Qur’an beralih kepada dzikir. Disaat futur untuk berinfaq beralih kepada shoum.

Tapi disaat futur untuk menuntut ilmu itu payah. Karena ilmu itu pondasi amal. Bagaimana bisa beramal sunnah sementara pondasi telah rapuh?!

Futur adalah PARASIT BAGI PENCARI SURGA.


— Ditulis oleh Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc حفظه الله تعالى

— Dari WAG MT. An Nahl
~ istiqomah berilmu dan beramal di atas sunnah ~

— Disebarkan ulang dengan sedikit penyesuaian.